Postingan

Industri Walinisasi

Gambar
Karena untuk menaikan pamornya Klan Ba'alwi tidak sanggup dengan menampilkan seorang Ulama yang mumpuni. Sedang pemilik Tafsir Al Misbah yang di gadang-gadang mereka, tidak mau di sebut sebagai Dzuriyah Nabi SAW yaitu Prof. Dr. AG. K.H. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A. Maka ada kekosongan tokoh untuk menaikan citra Klan nya. Dengan sejuta freamingnya diantara mereka ada yang mengklaim sebagai mursyid thoriqah dari berbagai aliran yang mu'tabarah namun setelah di teliti ada sejumlah sanad yang bermasalah. Belakangan terbongkar pemalsuan makam-makam leluhur pribumi dan membelok-belokan sejarah bangsa. Merakapun juga memakai stategi ODGJ dari kalangannya untuk di jadikan seorang Wali. Pintarnya mereka ini untuk menaikkan gengsi atau pamor bagi Klan nya. Walaupun ODGJ tapi diorbitkan sebagai Wali, dengan berbagai bumbu cerita aneh dan menakjubkan diluar logika. Yang jelas bukan saja menarik tipu daya, akan tetapi yang terpenting ujungnya adalah menarik duwit dan materi dari mukib...

ODGJ & Orang Gila Jangan Dianggap Majdzub..!!

Gambar
Fenomena orang-orang yang dianggap wali karena banyak melakukan hal-hal gila memang banyak di Indonesia. Sehingga kita kesulitan membedakan mana yang benar-benar gila (majnun) dan mana yang beneran majdzub. Apa lagi sekarang terbongkar dan terindikasi freaming nya Klan Ba'alwi yang berakidah kastanisasi rasis penyembah berhala nasab dengan sejuta wali majdzubnya untuk menaikan citra mereka. Saiya kira, kalau semua orang gila dianggap majdzub, kacau juga jadinya dunia persilatan. Bisa-bisa nanti banyak orang yang berpura-pura gila. Majnun (مجنون) adalah ism maf’ul dari kata Ajanna yujinnu (أجنّ ÙŠُجِÙ†ُّ) ‘ala ghairi qiyas, begitu menurut kamus Al Ma’ani. Sebab kalau secara qiyas, harusnya majnun adalah ism maf’ul dari Janna yajinnu (جنّ ÙŠَجِÙ†ُّ). Janna yajinnu sendiri berarti menutupi, menyelimuti atau menghalangi. Jadi, walau secara istilah, majnun itu berarti faqidul ‘aqli = kehilangan akal, tapi sebenarnya akalnya tetap ada. Hanya saja akal tersebut sedang tertutup, terhalang oleh...

Belanda Mencetak Agen Dan Antek Yang Ras-nya Sama

Gambar
Ba’alawi atau Bani Alawi bin Ubaidillah, yang mengklaim keturunan dari Sayyid Ahmad Al Abah Annafath bin Isa Ar-Rumi Al Husaini sedang mengalami ujian terbesarnya di Nusantara. Mereka hadir sebagai kaum Imigran di Yaman yang entah darimana asalnya. Kajian genetik menyebutkan peta migrasi terakhirnya sebelum Yaman adalah dari Mesir. Tempat inseminasi Yuya dukunnya Fir’aun, yang berhaplogroup Y-DNA G2 sama dengan Ba’alawi. ( kini ada edukasi dari Dr. Sugeng Sugiharto pada channel Youtube nya ) Mesir juga mencatat tempat bercokolnya Dinasti Fathimiyyah. Kaum Yahudi pemalsu keturunan Nabi dan penganut Syiah Rofidhoh. Mereka pendukung Sekte Qaramitha Bahrain yang sesat. Gerombolan perampok, pembunuh ribuan jamaah haji, penjarah Mekkah dan pencongkel Hajar Aswad Ka’bah. Di era inilah, konon awal datuknya Ba’alawi hijrah ke Hadramaut. Jika imigran dari ‘somewhere place’ ini ke Yaman dengan membawa beribu asa. Maka meningkat menjadi berjuta asa ketika hadir di Nusantara. Bagaimana tidak, m...

VOC Bawa Yahudi ke Indonesia, Diantaranya Menjadi Penerjemah Bahasa Arab

Gambar
Terdiasporanya orang-orang Yahudi punya sejarah panjang. Sejak abad ke-7 SM, orang-orang Yahudi sudah mengalami pengasingan (exile), yaitu ketika Sargon II dari Kerajaan Assyria menduduki wilayah Kerajaan Israel. Ini kemudian berlanjut ketika Nebukadnezar II menjadi penguasai Babylonia. Adapun jejak tertua orang Yahudi di Indonesia diperkirakan ada sejak abad ke-10 M sebagai akibat kemunculan jaringan perdagangan antara Timur Tengah, India, Asia Tenggara, dan Tiongkok. Kehadiran orang Yahudi ke Indonesia bisa dilihat dalam tiga gelombang (Zamran, 2018). Gelombang awal adalah orang-orang Yahudi yang datang pada awal abad ke-10 yang berasal dari Yaman, Maroko, dan Irak dengan tujuan untuk berdagang. Gelombang kedua adalah yang punya tujuan politik ketika terusir dari Spanyol dan Portugal akibat politik inkuisisi dari Gereja Katolik Roma yang membuka pengadilan untuk ajaran-ajaran yang dianggap sebagai bidah atau sesat pada abad ke-16. Gelombang ketiga terjadi pada saat masuknya Belanda k...

Kenapa Baru Sekarang Ada Penelitian Nasab??

Gambar
  Jika ada yang masih bertanya mengapa penjelasan nasab habib yang tidak bersambung ke Rasul SAW tidak terjadi di jaman pertama NU berdiri dan apakah para Ulama sekelas Chadrotus Syaikh Hasyim Asy'ari tidak bisa membaca data maupun kitab silsilah nasab ? Untuk menjawab hal tersebut sangat mudah, bahwa untuk meneliti suatu permasalahan dari sisi suatu kelompok mesti di cari tau lebih dahulu akar permaslahannya maupun asal usul sebab berdirinya kelompok tersebut, nah jika jika yang di maksud adalah NU sebagai organisasi ya kita mesti cari tau sejarah awalnya yakni bahwa alasan berdirinya Jamiyah Nahdlatul Ulama diantaranya karena pada era tersebut terlihat sangat masif gerakan kelompok tertentu (wahabi) yang menolak ajaran ahlussunnah waljamaah di Nusantara yang mana pondasi pertamanya sudah dibuat dan terpelihara secara apik oleh walisongo dan anak keturunannya sejak sekitar abad 14 masehi. Untuk menyelamatkan sekaligus merawat dan memperkokoh ajaran dan dakwah islam ahlussunnah wal...

Awas..!!! Propaganda "Madzhab Ahlul Bait" Klan Ba'alwi

Gambar
Di dalam Qanun Asasi Nahdlatul Ulama Hadratus Syaikh Muhammad Hasyim Asy’ari berpesan, “Ini adalah jam’iyyah yang lurus, bersifat memperbaiki dan menyantuni. Ia manis terasa di mulut orang-orang yang baik dan bengkal di tenggorokan orang-orang yang tidak baik. Dalam hal ini hendaklah anda sekalian saling mengingatkan dengan kerjasama yang baik, dengan petunjuk yang memuaskan dan ajakan memikat serta hujjah yang tak terbantah. Sampaikan secara terang-terangan apa yang diperintahkan Allah kepadamu, agar bid’ah-bid’ah terberantas dari semua orang. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila fitnah-fitnah dan bid’ah-bid’ah muncul dan sahabat-sahabatku di caci maki, maka hendaklah orang-orang alim menampilkan ilmunya. Barang siapa tidak berbuat begitu, maka dia akan terkena laknat Allah, laknat Malaikat dan semua orang.” (Qonun Asasi Nahdatul Ulama). Di dalam kitab Risalah Ahlussunah Wal Jamaah yang ditulis oleh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dengan tegas menyatakan bahwa hendaknya bagi seluruh umat Isla...

Sebelum Munculnya Penelitian Nasab Ba'alwi

Gambar
Ternyata Habib menurut istilah Hadromaut adalah orang yang nasabnya bersambung dengan Alwi bin Ubaidillah, istilah khusus ini berlaku mulai zamannya Umar bin Abdurrahman Al Atthos. Ia menciptakan istilah ini dengan tujuan menarik rasa cinta yang tulus dari orang-orang mukmin. Sedang Ba'alwi menurut penduduk Hadromaut mempunyai arti khusus yaitu setiap orang yang nasabnya bersambung dengan Alwi bin Ubaidillah. Namun istilah Syarif digunakan oleh keturunan Hasan bin Ali, sedangkan gelar Sayyid digunakan oleh keturunan Husain bin Ali. Kalau jamaah namanya Sa'adah. Dan istilah inilah yang di gunakan di seluruh dunia muslim. Adapun istilah Sayyid dan Syarif secara bahasa sebenarnya tidak menunjukkan kepada ahlil bait Nabi SAW. Kalau merujuk bahasa, Syarif artinya adalah orang yang mulia. Sedangkan Sayyid artinya mengungguli atau memiliki. Demikian maknanya secara bahasa.  Sedang Habib itu artinya mencintai dan bisa juga dicintai. Maka siapa pun bisa digelari Habib karena ia dicintai...